32 lines
1.4 KiB
Markdown
32 lines
1.4 KiB
Markdown
+++
|
|
title = "JIT Requests"
|
|
description = "Memaksimalkan sumber daya sambil meminimalkan permintaan eksternal."
|
|
categories = ["experience"]
|
|
tags = ["performance", "styles", "javascript"]
|
|
feature = ["related content", "snippets", "code highlighter"]
|
|
[[copyright]]
|
|
owner = "Josh Habdas"
|
|
date = "2019"
|
|
license = "agpl-3.0-or-later"
|
|
+++
|
|
|
|
After Dark membuat permintaan <abbr title="Just-In-Time">JIT</abbr> untuk beberapa aset eksternal untuk mengurangi konsumsi sumber daya dan meningkatkan kinerja halaman.
|
|
|
|
Ambil [Code Highlighter](../code-highlighter) stylesheet sebagai contoh:
|
|
|
|
{{< highlight css >}}
|
|
{{< include "themes/after-dark/static/css/syntax.css" >}}
|
|
{{< /highlight >}}
|
|
|
|
Kode stylesheet yang ditunjukkan diatas itu sendiri disorot menggunakan permintaan JIT. Konfirmasikan dengan melihat permintaan jaringan untuk halaman ini dan amati permintaan`fetch` untuk file `syntax.css` seperti yang digambarkan sebagai berikut:
|
|
|
|
```sh
|
|
jit-requests (document)
|
|
├── lazysizes.min.js (fetch)
|
|
├── syntax.css (fetch)
|
|
```
|
|
|
|
Menggunakan [Fetch Injection](../fetch-injection) permintaan JIT dikeluarkan untuk mulai mengunduh sorotan stylesheet dengan cepat secara pararel dengan sumber daya lain, dan tata letak dasar berhati-hati untuk memastikan CSS hanya diminta pada halaman yang membutuhkan itu.
|
|
|
|
Buatlah permintaan JIT anda sendiri menggunakan [Custom Layout](../custom-layouts) dan [Fetch Injection](../fetch-injection).
|